Sabtu, 10 Oktober 2020

Curhatan dari Diriku untuk Diriku

 Halo diriku,

Apa kabarmu saat ini? Apakah kamu masih sosok yang sama? Walaupun orang di luar sana melihatmu tidak maju-maju atau hidup begini melulu, tapi aku ingin selalu menjadi orang nomer satu yang mengucapkan selamat atas jalan panjang jatuh bangun yang telah berlalu dan tolong jangan menyerah. Perjalananmu masih panjang. Meskipun saat ini jalan yang kamu tempuh belum sesuai dengan apa yang kamu inginkan, itu tidak masalah. Aku tetap bangga kepadamu karena berani mengambil keputusan. Tolong ingatlah jika dunia tidak adil kepadamu, sesungguhnya masih sisi ada orang yang begitu menyayangimu dan selalu peduli padamu. Mungkin kamu belum menyadari benar bahwa dari sekian milyar manusia yang memenuhi bumi, kamu termasuk dalam golongan yang beruntung. Ya, kamu memiliki ayah yang merawatmu sedari kecil dengan penuh kasih sayang. Walaupun tidak selengkap anggota keluarga lainnya, aku tetap merasa seberuntung itu. Ah, dan masihkah kamu ingat bahwa kamu selalu memiliki kawan di dalam hidupmu? Para sahabat yang selalu ada untuk berbagi dekap di saat hatimu terbelah menjadi dua. Mereka juga selalu sedia telinga, tak pernah jemu, walaupun kamu selalu mengulang cerita yang sama. Mereka dengan sabar menerima segala tingkah konyolmu sebagai manusia. Sementara kau justru sering memandang kebaikan mereka sebelah mata. Jadi hargailah orang-orang yang selalu ada untukmu. Ngerasa aneh ga sih nulis surat untuk diri sendiri? Tapi gapapa ini demi kebaikanmu ke depannya. Hei aku, mungkin sakit, mungkin ini jauh dari ekspetasi dan rasanya sudah ingin menyerah lebih awal. Tapi percayalah bahwa ini hanya sementara dan suatu hari kamu akan tersenyum karena berhasil melaluinya dengan baik. Tentang orang-orang yang biasa kamu andalkan,akan pergi meninggalkan. Itu biasa. Tenang dan tetaplah kuat. Ini adalah pelajaran dan masalah yang pasti dilalui orang lain juga. Maka dari itu andalkanlah Tuhan. Tuhan tidak pernah meninggalkan. Intinya jika suatu saat ada masalah berat yang menghantam dirimu, tetaplah kuat. Menjadi kuat adalah satu-satunya pilihan. Lakukanlah bagianmu sesuai porsi, biar nanti bagian Tuhan yang melengkapi. Oiya jangan sering nangisin hal yang gajelas ya pleasse. Kalau nangis gitu lagi mending bobo aja daripada buang-buang waktu hehe. Jadi orang yang pede juga dong, jangan terlalu cuek gitu sama temen. Makanya ya kamutu sering ngerasa dijauhin padahal kamunya aja yang gamau deket atau menjauh. Pokoknya instropeksi diri dulu deh jangan asal ngomong. Berubah sikap juga jangan cuek. Apresiasi temen itu penting banget, sedangkan kamu sering kek orang ga peduli gitu. Trus apa lagi ya hmm. Jangan dendaman ya sama orang, itu buat penyakit di dalem dirimu sendiri. Jadi sering jengkel sendiri kan? Padahal orangnya udah minta maaf dari lama dan udah gaada masalah. Jadi orang yang gampang maafin dan gak berpikir buruk terus ke orang-orang. Trus yang paling penting tolong pinter kendaliin mood ya. Aku tau kamu tuh sering ngerasa gaenak sendiri atau marah-marah sendiri padahal gaada alasan. Itu gabaik, bisa ngerusak yang lagi sama kamu. Trus yang paling penting ubah sifat pemalu mu ya. Kadang emang kamu tu gapunya malu atau malu-maluin. Tapi sekali malu ya malu banget asli gangerti lagi. Kenapa sih?Bisa berubah-ubah gitu. Aneh emang. Pokoknya untuk diriku di masa depan yang berhasil ngelewatin semua masalah, Cuma mau ngucapin makasih banyak ya.